Kudus  

Pokdarwis Petekeyan Kenalkan Seni Ukir

AHLI: Anggota Pokdarwis Petekeyan Jepara saat menunjukkan keahliannya mengukir dalam Jambore Pokdarwis Se Jawa Tengah, belum lama ini. (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Desa Petekeyan, Kecamatan Tahunan, Jepara merupakan sebuah destinasi unik yang menawarkan pengalaman wisata edukasi seni ukir kayu tradisional. Wisatawan yang berkunjung ke Petekeyan dapat mengikuti rangkaian kegiatan yang memperkenalkan proses pengukuran kayu dan pembuatan meuble dari awal hingga akhir.

Ketua Pokdarwis Petekeyan, Abdul Rohman menjelaskan, Pokdarwis Petekeyan juga menawarkan paket wisata untuk keluarga hingga anak-anak sekolah. Dikatakannya, dalam paket wisata edukasi sekolah, anak-anak bisa merasakan serunya paket wisata edukasi dengan pengalaman berharga.

“Ada beberapa program pilihan edukasi yang menyenangkan. Diantaranya mewarnai motif ukir, kunjungan industri meuble, edukasi limbah kayu dengan membuat kolase figura dan wadah handphone,” jelasnya saat ditemui Joglo Jateng.

Baca juga:  Proses Penjaringan Calon Kepala Daerah DPC Partai PKS Kudus Terus Berlanjut

Tak hanya itu, lanjut dia, anak-anak juga bisa mengikuti cooking class dengan membuat kue, klepon dan donat hingga manisan papaya. Serta disediakan juga edukasi ternak kambing kelinci dan unggas.

“Dengan kegiatan menarik dan mendidik ini, anak-anak tidak hanya mendapat pengetahuan baru tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis dan kecintaan terhadap kearifan lokal, alam dan budaya,” imbuh Rohman.

Sementara, papar Rohman lebih lanjut, pada paket family gathering, keluarga atau komunitas bisa belajar seni ukir kayu yang kreatif. Guna melatih keterampilan tangan dan menghasilkan karya unik. Berbagai fun game juga disediakan untuk menyenangkan mempererat kebersamaan dan menciptakan kenangan tak terlupakan.

Baca juga:  Hukum Seseorang yang Bernazar Dibarengi dengan Kurban

“Untuk paket ini ada tiga pilihan paket half day, full daya dan 2 days. Untuk paket paling tinggi ini pengunjung disediakan welcome drink, welcome dance, fun game, edukasi kuliner, edukasi ukir, kunjungan gallery, edukasi seni budaya, homestay hingga makanan,” paparnya.

Hingga kini, pokdarwis Petekeyan menggandeng ratusan pengukir jepara yang masih melanggengkan profesi ukir sebagai lokasi edukasi seni ukir. Pihaknya juga bekerjasama dengan biro wisata, akademisi dan pemerintah.

“Agar seni ukir ini tetap dikenal di masyarakat luas kami berusaha semaksimal mungkin. Belum lama ini, warga desa kami menjuarai lomba ukir tingkat nasional. Ini membuktikan ukir Jepara memiliki kualitas yang tinggi. Sehingga kami juga berharap pemerintah setempat memberi perhatian lebih khususnya kepada para pengukir,” harapnya. (cr1/fat)