KENDAL, Joglo Jateng – Ulama kharismatik dan pakar tafsir Al-Qur’an, Dr. KH Ahmad Mustain Syafi’i, menyerukan kepada para santri dan alumni Pondok Pesantren Tebuireng agar menjadi teladan dalam menebarkan kedamaian serta kebijaksanaan di tengah masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam sarasehan Ikatan Keluarga Alumni Pesantren Tebuireng (Ikapete) yang digelar di rumah dinas Ketua DPRD Kendal, Mahfud Sodiq, Sabtu (18/10/2025).
Dalam tausiyahnya, KH Mustain menekankan pentingnya peran santri untuk menjadi sumber keteduhan bagi lingkungan sekitarnya.
“Santri harus membawa kemanfaatan bagi umat, bukan menambah perpecahan. Bersikaplah arif dalam menghadapi perbedaan, karena Islam hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam,” katanya.
Menyinggung polemik yang sempat muncul antara kalangan santri dan salah satu media nasional, KH Mustain mengingatkan agar umat tetap mengedepankan ketenangan dan kesabaran.
Menurutnya, mengalah bukan berarti kalah, melainkan bagian dari cara dakwah yang penuh kasih.
“Kalau ada yang salah paham tentang Islam atau santri, kita tidak perlu marah. Cukup beri pemahaman dengan cara yang baik. Kadang kita perlu mengalah agar orang lain bisa memahami kebenaran,” tuturnya meneduhkan.
Ketua DPRD Kendal, H. Mahfud Sodiq, menyampaikan apresiasi atas kehadiran KH Mustain dan para kiai Tebuireng.
Ia menilai kehadiran mereka membawa suasana penuh keilmuan serta semangat kebersamaan bagi daerah.










