Pati  

Mudik Gratis Pemkab Pati 2026 Buka Kuota 500 Kursi, Cek Syaratnya!

Ratusan warga Pati memadati Terminal Kembangjoyo saat turun dari bus program mudik gratis tahun lalu.
ILUSTRASI: Aktivitas mudik warga di Terminal Kembangjoyo Pati, tahun lalu. (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Suasana persiapan angkutan Lebaran mulai terlihat intens di meja koordinasi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati. Menyambut hari raya Idulfitri tahun ini, program Mudik Gratis Pemkab Pati kembali digelar untuk memfasilitasi ratusan perantau yang ingin pulang ke kampung halaman.

Program tahunan kolaborasi dengan Pemprov Jawa Tengah ini menargetkan kuota sebanyak 500 penumpang khusus warga Bumi Mina Tani. Mereka yang menjadi sasaran adalah perantau yang bermukim di kawasan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi).

Kuota Bus Turun Akibat Efisiensi Anggaran

Kepala Bidang Pengendalian Operasional (Dalops) Dishub Pati, Nita Agustiningtyas mengungkapkan, pemerintah daerah telah menyiapkan 10 armada bus berkapasitas 50 kursi per unitnya.

Meski demikian, Nita mengakui ada penurunan kuota bus yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Pati dibandingkan penyelenggaraan arus mudik tahun sebelumnya.

“Tahun ini di Pemkab Pati ada penurunan jumlah armada. Kalau tahun lalu kita sediakan 16 bus, kini menjadi 10 bus karena adanya penyesuaian efisiensi anggaran daerah yang difokuskan untuk infrastruktur,” terangnya.

Nita menjelaskan, program ini diprioritaskan untuk meringankan beban biaya transportasi masyarakat kelas menengah ke bawah. Adapun sasaran utama penumpang mudik gratis ini meliputi:

  • Asisten Rumah Tangga (ART).
  • Buruh pabrik atau pekerja harian lepas.
  • Mahasiswa yang sedang menempuh studi di Jabodetabek.