Sementara itu, final kategori U-18 berlangsung berbeda. Akademi Persib Bandung tampil dominan sejak awal laga dan mengalahkan Putri Garut dengan skor telak 5-0.
Sucy Kanya Sholehah menjadi bintang kemenangan setelah mencetak hattrick pada menit ke-11, 32, dan 34. Dua gol lainnya disumbangkan Nasywa Salsabila Fatah pada menit ke-37 dan 55.
Kapten Akademi Persib Bandung, Gadhiza Asnanza, mengaku bangga atas perjuangan timnya yang mampu bangkit setelah sempat menelan kekalahan pada babak penyisihan.
”Saya bangga dengan tim karena mereka tidak menyerah di awal. Kami terus bekerja keras dan akhirnya bisa membuktikan diri menjadi juara. Gelar ini saya persembahkan untuk orang tua dan seluruh tim U-18 Akademi Persib Bandung,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris menilai penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League All-Stars tidak hanya menjadi ajang pembinaan atlet muda, tetapi juga memberi dampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata olahraga di Kabupaten Kudus.
”Kami berterima kasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation dan HYDROPLUS yang telah menghadirkan kompetisi nasional ini di Kudus. Selain melahirkan bibit pesepak bola putri berbakat, ajang ini juga mendukung sport tourism,” pungkasnya.(adm).










