Jepara  

Kelenteng Welahan Jepara Sediakan 250 Porsi Sarapan Gratis di Jumat Berkah

JUMAT BERKAH: Warga dari berbagai kalangan saat mengambil sajian sarapan yang diberikan oleh Kelenteng Hok Tek Bio Welahan, Kabupaten Jepara pada momen Jumat Berkah di halaman kelenteng, Jumat (17/7/2026). (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Kelenteng Hok Tek Bio Welahan, Kabupaten Jepara, menyediakan 250 porsi sarapan lengkap dengan minuman gratis bagi masyarakat umum, Jumat (17/7/2026).

Pantauan Joglo Jateng, sejak pagi, ratusan porsi makanan dan minuman sudah tertata rapi di atas meja. Hidangan tersebut disajikan secara prasmanan yang digelar di halaman kelenteng.

Warga dari berbagai kalangan tampak berdatangan dan mengantre dengan tertib. Bahkan, antreannya sempat mengular hingga ke depan gerbang kelenteng.

Ketua Yayasan Kelenteng Welahan, Dicky Sugandi mengatakan, kegiatan Jumat Berkah ini merupakan yang pertama kali digelar.

Hal ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya membangun kedekatan dan mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar kelenteng.

“Ini kegiatan Jumat berkah, perdana kali, menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menumbuhkan budaya saling membantu,” terangnya.

Dicky menjelaskan, pemilihan hari Jumat untuk berbagi mengadopsi budaya masyarakat Jawa. Mereka memaknai hari Jumat sebagai hari yang baik dan penuh berkah.

“Orang Jawa menilai kan sebagai hari yang baik. Keberagaman toleransi, berbaginya untuk semua kalangan yang ingin menikmati makanan dan minuman yang kami sediakan,” jelasnya.

Dicky menyampaikan, pada pelaksanaan perdana ini pihaknya menyediakan sekitar 250 porsi makanan dan minuman. Pembagian tidak hanya bagi warga yang tinggal di sekitar kelenteng, tetapi juga para pedagang pasar dan masyarakat umum.

“Ini untuk semua masyarakat umum ya. Masyarakat mengetahui dari mulut ke mulut dan kita pasang spanduk informasi di depan kelenteng, karena kita menyadari yang diberikan terbatas,” ujarnya.

Menurutnya, antusiasme masyarakat pada pelaksanaan perdana cukup tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang datang sejak pagi untuk mengantre sarapan.

Salah seorang warga, Kartika Bunga Sari (18), mengaku senang ikut mengantre mengambil makanan.

Menurutnya, pembagian makanan gratis oleh pihak kelenteng menjadi wujud kepedulian sekaligus contoh nyata toleransi antarumat beragama.

“Sebagai warga muslim, saya melihat kegiatan seperti ini menjadi bentuk saling menghormati dan mempererat rasa persaudaraan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” katanya. (oka/gih/rds)