Demak  

Jelang Pilkada, Babinsa Jragung Berikan Pelatihan Kepada Linmas

pelatihan keamaan jelang Pilkada 2020, di Halaman Balai Desa Jragung
ANTUSIAS : Anggota Linmas Desa Jragung, Kecamatan Karangawen Demak saat mengikuti pelatihan keamaan jelang Pilkada 2020, di Halaman Balai Desa Jragung, Kamis (19/11). (HUMAS/ JOGLO JATENG)

DEMAK – Satu pleton Anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) desa Jragung Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak mendapatkan pelatihan guna membantu menciptakan keamanan dan kenyamanan saat pelaksanaan pemungutan suara. Pelatihan  tersebut dilaksanakan di halaman balai desa setempat, Kamis (19/11).

Hadir dalam pelatihan tersebut, Komando Rayon Militer (Danramil) 13/Karangawen, Tulodo, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Babinkamtibnas) Jragung, Karangawen, Handoko, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Jragung, Karangawen, Masrokin dan Kepala Desa Jragung Edy Susanto.

Tujuan dari kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi anggota linmas supaya dapat tetap berkoordinaai dalam menjalankan tugas dalam mempersiapkan kemanan dan ketertiban masyarakat pada Pilkada mendatang.

“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh anggota linmas yang bersedia menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat dalam persiapan Pilkada mendatang yang dilandasi jiwa kesukarelawanan”, tutur Tulodo saat membuka pelatihan belum lama ini.

Pilkada tahun ini,  tidak seperti biasanya, karena berlangsung di tengah-tengah penyebaran Covid-19 yang belum dapat diprediksi kapan akan berakhir. Ia berharap, anggota linmas tetep menjalankan protokol kesehatan saat bertugas.

Selain itu, juga dapat membantu panwas untuk dapat memastikan bahwa seluruh elemen yang terlibat di Tempat Pemungutan Suara (TPS), baik itu KPPS, pemilih, dan saksi dari masing-masing calon tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Pilkada ini, linmas mendapat tambahan tugas. Mari kita bantu pilkada mendatang agar tetap aman dan kondusif”, harapnya.

Ia juga menambahkan, kondisi yang paling berpotensi menimbulkan kericuhan adalah pada saat perhitungan suara berlangsung. Anggota Linmas harus siap siaga dalam situasi dan kondisi apapun.

“Sebelum adanya kericuhan, linmas harus dapat mencegahnya. Saat ada kejadian yang berpotensi menimbulkan kericuhan linmas harus bersiaga dan sebisa mungkin koordinasi dengan aparat keamanan, bisa langsung lapor pak babin”, tegasnya.

Dalam latihan tersebut anggota linmas dibekali Peraturan Baris ber-Baris (PBB) dan bela begara oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas guna menumbuhkan sikap jasmani yang tegap, sigap dan tangkas. Dengan demikian diharapkan dapat menanamkan rasa tanggung jawab serta mempersiapkan fisik dan mentalnya. “Anggota linmas harus memiliki rasa persatuan, disiplin sehingga dapat mengutamakan kepentingan tugas di atas kepentingan pribadi”, tutur Handoko, seusai memberikan pelatihan. (aji/rds)