Jepara  

Intensitas Kebakaran Masih Tinggi, Damkar Jepara Kekurangan Armada dan Dana Operasional

SIAP: Petugas pemadam kebakaran saat latihan uji pemadaman api, beberapa waktu lalu. (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Di tengah intensitas kebakaran di Kabupaten Jepara yang masih tinggi, kondisi kendaraan pemadam butuh perbaikan, sementara anggaran perawatan dan operasional juga semakin menipis. Tak hanya itu, jumlah kendaraan pemadam kebakaran juga terbatas.

Kasi Penanggulangan Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Jepara Najamudin Eka Sasmaka menyebutkan, saat ini hanya tersisa sekitar Rp 5 juta untuk perawatan.

“Memang saat ini sedang mengalami efisiensi. Kejadian kebakaran dari Januari hingga Agustus ini sudah ada 68 peristiwa. Sedangkan di tahun 2024 lalu 149 kejadian. Didominasi kebakaran oven kayu,” jelasnya pada Joglo Jateng, Minggu (24/8).

Dengan kondisi anggaran yang terbatas, pembelian bahan bakar minyak (BBM) pun tidak bisa langsung penuh. Setiap pengisian harus dikontrol ketat, terutama saat pergantian piket.

“Sampai nanti bulan Desember masih sekitar Rp 50 juta. Tipis, tapi semoga sampai akhir tahun nanti masih cukup,” ungkapnya.