Lorotan Semar: Pemandian Keramat Para Kesatria

  • Bagikan
Air Terjun Lorotan Semar
Air Terjun Lorotan Semar. (ACHWAN / JOGLO JATENG)

PATI – Langit remang-remang mendung, angin bertiup semilir nyaman. Pepohonan hijau rimbun memenuhi pelipiran kaki Pegunungan Kendeng yang memanjang. Gemericik air terdengar jelas di sebuah air terjun menawan yang terletak di Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen, 4 km sebelah selatan alun-alun Kayen. Air terjun ini, konon, merupakan pemandian keramat Sang Arjuna, tokoh kesatria dalam pewayangan Mahabarata.

Seiring popularitas travelling yang semakin menanjak di media sosial, wisata air terjun selalu mendapatkan tempat bagi para penikmat alam. “Air Terjun Lorotan Semar mempunyai beberapa tingkat. Yang paling atas adalah lorotan semar dan yang paling bawah konon digunakan Arjuna, salah satu satria dalam cerita pewayangan untuk menempa diri,” kata Deden Luki Aji, perangkat desa setempat.

Wali Kota Semarang

Air Terjun Lorotan Semar memiliki air jernih dan pengunjung yang datang dapat bermain atau berenang di air. Pengunjung juga disuguhkan dengan keelokan cekungan dan bebatuan padas yang ada di sini. Lorotan Semar juga memiliki spot foto menawan dengan pemandangan perosotan air alami yang landai dan air terjun yang mengalir deras. Secara umum, air terjun ini memiliki tiga bagian, yaitu atas, tengah, dan bawah.

Tidak seperti air terjun pada umumnya yang berdiri tegak dan tinggi, Lorotan Semar cenderung melandai dari atas hingga ke bawah. Sehingga masyarakat sekitar menyebutnya Lorotan secara turun temurun.

Baca juga:  Menikmati Grojokan Sewu hingga Kuliner Satai Kelinci dan Landak

“Bagian atas lorotan ini sejarahnya karena pernah digunakan Semar untuk bermain perosotan ketika menjaga Arjuna yang sedang bertapa di gerojogan air bagian bawah,” tambah Deden.

Deden menyebut, ada satu larangan di sini: tidak boleh ada yang mandi atau masuk ke kolam paling bawah atau di bekas pertapaan Arjuna. Menurutnya, di lokasi tersebut airnya terlalu dalam sehingga takut akan membahayakan pengunjung.

“Awalnya bukan tempat wisata. Sebab dikeramatkan sebagain orang. Selama ini juga cuma berfungsi sebagai pengairan irigasi sawah dan ladang. Tapi karena banyak yang yang mengunggah ke medsos, akhirnya kami bentuk kelompok pengelola pada 2017 lalu,” tambahnya.

Harga tiket di Lorotan Semar sendiri terbilang cukup murah. Dengan tiket parkir sebesar Rp2000 dan tiket masuk taman sebesar Rp3000 saja, pengunjung dapat menikmati keindahan wisata air terjun ini. Fasilitas yang disediakan di antaranya tempat ibadah, toilet, gazebo, tempat parkir, serta warung makan. (cr4/abu)

Pemalang
  • Bagikan