DEMAK, Joglo Jateng – Dampak pandemi Covid-19 memang meluas ke seluruh sektor kehidupan masyarakat. Tidak terkecuali bagi para pekerja seni yang saat ini sepi job atau pekerjaan. Sehingga banyak dari mereka yang memilih beralih profesi.
“Iya, hampir semualah para pelaku seni yang tergabung di FDK ini beralih profesi sekarang,” kata Ketua Forum Demak Kreatif (FDK), Aisyah saat dikonfirmasi, Minggu (22/8).
Ia mengungkapkan, banyak sekali para pelaku industri kreatif atau pekerja seni, seperti MC, penyanyi, pelukis dan sebagainya, terdampak pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum kunjung hilang. Dengan keadaan seperti ini, kata dia, mengharuskan meraka beralih profesi untuk dapat menyambung hidup.
“Banyak teman saya yang sekarang menjadi penjual atau pedagang. Mulai dari teman saya yang dulunya MC dia beralih untuk berjualan cilok. Sedangkan yang sebagai penyanyi dia sempat menjadi pengamen untuk mengamen dari rumah-kerumah,” ungkapnya.
Aisyah menyadari, belum banyak seniman Demak yang mahir teknologi. Sehingga, kata dia, mereka belum bisa mengalihkan pertunjukan seni-seninya ke media sosial seperti youtube.
“Memang sudah ada yang mencoba. Tapi penontonnya sedikit dan pengelolaan di youtube atau sosmed lain belum mahir. Jadinya tidak dapat penghasilan dari situ,” ujarnya.
Sebab itu, Aisyah berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bisa menfasilitasi para seniman di Kabupaten Demak. Salah satunya dengan pelatihan-pelatihan teknologi.
“Harapan besar lah pemerintah bisa memperhatikan kami. Apalagi Demak bisa dikenal masyarakat luas kan salah satunya melalui kesenian,” tutupnya. (cr3/git)










