Demak  

Perlu Sinergi antar Daerah untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi

BARENG: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Bupati Demak Eisti'anah, dan Bupati Grobogan Sri Sumarni saat menandatangani kesepakan untuk kerja sama di Grobogan, Selasa (15/3). (HUMAS/JOGLO JATENG)

DEMAK, Jolgo Jateng – Bupati Demak Eisti’anah mengatakan bahwa untuk memulihkan ekonomi di berbagai daerah termasuk Demak, perlu adanya sinergi antar daerah di wilayah sekitar. Seperti soal penyebaran produk UMKM di masing-masing daerah.

Untuk itu, Eisti, sapaan akrabnya, mengapresiasi langkah Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang beberapa waktu lalu berkunjung di Kabupaten Demak.

“Beliau menyediakan galeri khusus untuk Kabupaten Demak, di Kota Lama, sudah ada beberapa produk dan sudah berkoordinasi dan sudah proses. Sudah dititipin beberapa produk UMKM dan kedepannya akan ada lagi yang di titipkan untuk UMKM di Kota Semarang. Matur suwun mas Hendi,” Kata Eisti saat narasumber dalam acara bincang “Sinergi Daerah dalam Rangka Akselerasi Pemulihan Ekonomi, Pembangunan, dan Pariwisata” di Grobogan, Selasa (15/3).

Acara diskusi tersebut dibuka oleh Bupati Grobogan Sri Sumarni selaku tuan rumah. Dalam kesempatan itu, dirinya bercerita mengenai pandemi Covid-19 yang sudah dilalui sepanjang dua tahun terakhir ini yang sangat ber dampak besar. Baik dari segi mikro pembangunan, angka kemiskinan, dan pertumbuhan ekonomi yang semakin menurun.

“Terkait pandemi saat ini memang sangat berdampak bagi seluruh masyarakat. Saya kira tidak hanya di Grobogan saja namun di seluruh kota seperti Semarang, Demak maupun di seluruh Indonesia. Seperti halnya di Grobogan ini angka pengangguran naik sekitar 4,38 persen. Tidak hanya itu saja dalam kondisi real juga ber dampak seperti UMKM,” jelasnya.

Sementara itu, Hendi, sapaan Wali Kota Semarang, mengajak Demak dan Grobogan untuk kolaborasi. Menurutnya, saat ini sudah tidak waktunya kompetisi anbtar daerah.

“Maka menurut saya satu hal yang langsung direspon cepat oleh Bupati Demak Mbak Eisti, waktu itu adalah tukar produk UMKM untuk dipasarkan di masing-masing daerah. Kemudian yang sekarang ini yang akan kita janjikan untuk mensinergikan sektor pariwisatanya,” ucapnya.

“Jadi ini nantinya bisa di kolaborasi kan, misalnya akan ada trip khusus ke sunan Kalijaga Demak, atau mungkin setelah sepakat bisa datang ke Semarang akan ada trip datang ke makam Kyai Agung Selo atau bahkan kuliner di Grobogan ini,” imbuhnya. (hms/gih)