Beli BBM Tanpa Aplikasi

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Disperindag Kota Yogyakarta, Riswanti (AFIFUDIN/JOGLO JOGJA)

KOTA, Joglo Jogja – Bagi masyarakat pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi diminta untuk mendaftar melalui web Pertamina. Sehingga, tidak perlu menggunakan aplikasi myPertamina saat mengisi BBM. Tinggal menunjukkan Qr kode yang telah diterima setelah pendaftaran dan terkonfirmasi oleh pihak Pertamina.

Sementara proses pendaftaran penggunaan BBM bersubsidi di Kota Yogyakarta sudah mulai dilakukan. Pendataan tersebut dilakukan agar penggunaan BBM bersubsidi bisa tepat sasaran.

Kepala Bidang Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta, Riswanti mengatakan, tujuan dari pendataan ini adalah untuk membatasi penggunaan BBM bersubsidi. Agar BBM bersubsidi bisa sampai kepada yang berhak.

“Sebenarnya ini tujuannya untuk membatasi, agar barang bersubsidi ini tepat sasaran. Jangan sampai barang subsidi ini sampai ke yang tidak berhak seperti industri dan kebutuhan komersial yang sebenarnya tidak boleh menggunakan barang subsidi,” ungkapnya, Rabu (6/7).

Lebih jauh ia menjelaskan, Kota Yogyakarta sendiri menjadi salah satu daerah piloting project nasional dalam pendataan tersebut. Meskipun baru ada beberapa SPBU yang membuat pelayanan tersebut. Seperti di SPBU Giwangan dan kantor cabang Mangkubumi.

Menurutnya, hal tersebut akan dilakukan secara bertahap di bulan ini. Beberapa SPBU yang lain juga akan melakukan pendataan untuk mengetahui mana masyarakat yang berhak menggunakan BBM bersubsidi.

“Pembelian BBM bersubsidi tidak menggunakan aplikasi myPertamina, tapi masyarakat diminta untuk mendaftar melalui web Pertamina. Setelah mendaftar dengan melengkapi dokumen, nanti akan di konfirmasi oleh pihak Pertamina melalui email,” lanjutnya.

Nantinya, ia melanjutkan, jika masyarakat berhak menggunakan BBM bersubsidi, akan menerima Qr kode. Kode tersebut juga bisa di cetak dan disimpan dengan foto digital yang akan ditunjukkan saat membeli BBM.

Sehingga, menurutnya, isu yang beredar tentang pembelian BBM menggunakan aplikasi itu tidak benar. Melainkan hanya melakukan pendaftaran dan menunjukkan Qr kode. Bukan menggunakan aplikasi.

“Misalnya rental mobil. Kalau berhak menggunakan subsidi ya tinggal cetak kode QR. Karena satu orang bisa mendaftarkan berapapun kendaraannya,” jelasnya.(fif/ziz)