SEMARANG, Joglo Jateng – Puluhan warga RW 2 Kelurahan Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik menggelar tradisi Nyadran di Sendang Putri. Hal ini sebagai bentuk rasa syukur warga terhadap Tuhan Yang Maha Esa, karena telah memberikan kelimpahan air bersih dan kesuburan.
Lurah Pudakpayung, Pamirah mengatakan, Nyadran merupakan salah satu rangkaian sedekah bumi di dukuh Dawung. Dirinya berharap, tradisi tersebut dapat dilanjutkan oleh generasi milenial. Para warga bisa saling bersinergi, sekaligus meningkatkan kerukunan antar warga.
“Ini merupakan bentuk support kita (pemerintah) dengan adanya kegiatan pemberdayaan masyarakat yang kita bisa bertemu dengan warga secara langsung. Semoga para warga disini bisa guyup rukun,” ucapnya saat ditemui Joglo Jateng usai tradisi Nyadran, beberapa waktu lalu.
Menurut pantauan Joglo Jateng, terlihat sejumlah warga dari RT 1 hingga RT 14 berbaris membawa berbagai macam sedekah bumi berupa jajanan pasar, nasi gudangan, dan masih banyak lagi. Lalu, dilanjut dengan prosesi kirab yang dikoordinir oleh para sesepuh Dawung.
Setelah dilakukannya kirab oleh para sesepuh, selanjutnya para warga melakukan doa bersama-sama supaya Sendang Putri tetap terjaga oleh nenek moyang. Terakhir acara makan bersama yang mereka bawa dari rumah.
Sejak jaman nenek moyang hingga saat ini, Sendang Putri dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk kebutuhan sehari-hari seperti mandi,mencuci baju,maupun untuk air minum.
Menurut sesepuh Dawung yang ikut menjaga sendang ini mengaku, nenek moyang selalu menjaga sungai ini dengan sebaik mungkin. Sendang ini juga dikenal dengan air yang tidak pernah surut.
Salah satu Sesepuh Dawung sekaligus pemimpin kirab, Prawoto (70) menjelaskan, selain dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Sendang Putri yang ditemukan oleh Nyai Danyang juga dipercaya dapat menyembuhkan penyakit.
“Kalau secara spiritual, ada juga orang yang mau cari jodoh pria maupun wanita yang susah cari jodoh biasanya doa disini dan secepatnya bisa dapat jodoh. Lalu suami istri yang gak punya keturunan bisa mandi disini tujuh kali nanti mereka insyaallah bisa dikaruniai,” jelasnya.
Selain Nyadran, beberapa kegiatan diadakan di wilayah kelurahan Pudakpayung. Di antaranya, kerja bakti membersihkan sendang bersama para warga dan puncak acaranya yakni pentas wayang yang dihadiri oleh Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu. (cr7/mg4)










