Sajikan Siomay dengan Saus Kacang Khas tanpa Campuran

Siomay Telkom di Jalan Juandi, No 1, Kotabaru, Gondokusuman
ANTRE: Pembeli saat mengambil Siomay Telkom di Jalan Juandi, No 1, Kotabaru, Gondokusuman, Kamis (13/7/23). (RIZKY ADRI KURNIADHANI/JOGLO JOGJA)

SIOMAY menjadi salah satu makanan favorit semua kalangan, baik usia tua mapun muda. Sehingga tidak heran seluruh wilayah di Indonesia terdapat penjual makanan itu, tak terkecuali di Kota Yogyakarta.

Dari sekian banyak siomay yang ada di Yogyakarta, terdapat satu yang legendaris yaitu Siomay Telkom. Berada di Jalan Juandi, No 1, Kotabaru, Gondokusuman.

Jika banyak penjual siomay menambahkan bahan lain seperti kentang dan tepung dalam saus kacangnya, Siomay Telkom membuatnya murni hanya dari kacang. Sehingga tekstur kentalnya berbeda. Hal itu lah yang membuat Siomay Telkom banyak disukai pelanggan.

“Kalau di tempat yang lain ada yang mengunakan campuran kentang, atau tepung biar kental. Tapi jika di sini 100 persen kacang murni,” ungkap Karyawan Siomay Telkom Ahmad, saat di wawancarai Joglo Jogja, Kamis (13/7/23).

Sepiring sajian Siomay Telkom bersama es teh
BERTABUR SAUS: Sepiring sajian Siomay Telkom bersama es teh yang siap untuk dinikmati.

Dirinya menambahkan, penggorengan tiga kwintal kacang dilakukan setiap dua minggu sekali. Teknik menggorengnya pun tidak mudah.

“Untuk masak kacang itu sulit karena jika kita oleng (telat, Red.) dalam mengangkat kacang itu akan gosong sehingga kita harus pantau terus. Meskipun merasakan panasnya bara api penggorengan,” jelasnya.

Ahmad menambahkan, nantinya setelah semua kacang sudah digoreng akan dilanjutkan dengan proses penggilingan dengan mengunakan mesin jagung. Setelah itu akan diblander, supaya kacang yang dihasilkan lebih lembut.

Lapak siomay yang berdiri sejak tahun 1994 ini sendiri buka setiap harinya mulai pukul 09.00 hingga 17.30. Nantinya pembeli dapat mengambil sendiri berapa siomay yang diinginkan, dan bisa pula minta untuk digoreng.

“Untuk harga Siomay Telkom sendiri cukuplah murah. Untuk siomaynya sendiri kita bandrol dengan harga Rp 3 ribu per piece, untuk telor Rp 4 ribu. Sedangkan untuk Pare, kol, dan kentang Rp 2 ribu. Dan untuk dilakukan penggorengan tidak ada tambahan biaya,” pungkasnya. (riz/mg4)