Kudus  

Kampung Ramadan Jadi Wadah Pemberdayaan UMKM

RAMAI: Masyarakat singgah di Kampung Ramadan tampak antusias membeli menu berbuka di Jati Kulon, Kudus, belum lama ini. (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng –  Berburu takjil menjadi aktivitas ngabuburit yang mengasyikkan saat Ramadan. Di Jati Kulon, Kudus, Jawa Tengah, aneka jajanan takjil bisa dijumpai pada gelaran Kampung Ramadan. Even tahunan yang digelar Masjid At Taqwa ini diramaikan belasan stand kuliner.

Penasihat Masjid At Taqwa, Nur Rahim menyebutkan, ini merupakan Kampung Ramadan kali kedua yang digelar. Tujuannya adalah memberdayakan UMKM warga Jati Kulon serta melayani kebutuhan masyarakat yang ingin membeli takjil atau menu berbuka.

Selamat Idulfitri 2024

“Inisiasi ini merupakan hasil study banding dengan Masjid Jogokariyan Yogyakakrta. Karena menarik maka kami coba mengaplikasikan sesuai dengan kondisi masyarakat atau jamaah sini,” ujarnya kepada Joglo Jateng.

Baca juga:  Antisipasi Kerawanan, Bawaslu Kudus Gelar Koordinasi dengan Parpol

Kampung Ramadan di sepanjang jalan masjid itu pun menjadi penggerak efektif ekonomi warga Jati Kulon. Meski sempat terkendala cuaca, akan tetapi antusias pembeli tetap meningkat setiap harinya.

“Sebenarnya tidak hanya menyediakan stand buka puasa saja. Ada juga stand untuk menu sahur,” ujarnya.

Nur Rahim mengatakan, Masjid At Taqwa menjadi salah satu masjid yang konsisten setiap tahun menggelar kegiatan berbuka bersama dengan 175 takjil. Menu tersebut disediakan gratis bagi warga.

“Jumlah itu kami sesuaikan dengan penjumlahan rata-rata jamaah. Dan kami tambahi jika ada masyarakat yang lewat untuk ikut berbuka,” katanya.

Baca juga:  Pasca Banjir, H. Masan Minta Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan
KEDUA: Suasana Kampung Ramadan yang digelar Masjid At Taqwa Jati Kulon, Kudus, Jawa Tengah kembali digelar untuk kedua kalinya. (UMI ZAKIATUN NAFIS/JOGLO JATENG)

Sementara itu, salah satu pedagang di Kampung Ramadan, Nadia Erna menyebutkan, pentingnya gelaran seperti ini agar diadakan setiap tahun. Menurutnya, berjualan di Kampung Ramadan dengan lokasi strategis bisa membantu perekonomian masyarakat.

“Animo pembeli lumayan. Karena tempatnya merupakan jalan utama jadi target marketny lebih luas,” ungkapnya.

Nadia yang sehari-harinya berjualan di sekolahan ini berharap even semacam ini tidak hanya digelar saat Ramadan saja. Ia ingin UMKM di Desa Jati bisa didukung agar mendapatkan tempat yang nyaman dan strategis.

“Saya sudah dua kali ikut berjualan di sini. Dan ada perkembangan baik di tahun ini,” katanya.