KUDUS, Joglo Jateng – Desa Pasuruhan Lor kembali menggelar kirab budaya, dalam rangka haul Mbah Surgi Murang Djoyo, Minggu (14/7/24). Ada sebanyak 25 kontingen dengan jumlah 2.000 peserta berhasil memeriahkan gelaran tersebut.
Salah satu panitia kirab budaya Desa Pasuruhan Lor, Sugeng Witono mengatakan, 25 kontingen tersebut terdiri dari organisasi NU beserta Banom, sekolah dan 12 RW yang ada di Desa Pasuruhan Lor. Dengan total diperkirakan ada sekitar 2.000 peserta didalamnya.
“Kirab ini untuk nguri-uri budaya jawa dan mengenang jasa-jasa mbah Surgi Murang Djoyo. Harapannya kedepannya mudah-mudahan Desa Pasuruhan Lor bisa guyub rukun,” tuturnya, Minggu (14/7/24).

Sementara itu, salah satu peserta kirab dari RW 11 Desa Pasuruhan Lor, Tasminah mengaku senang bisa mengikuti kirab kali ini. Meskipun persiapan yang dilakukan bersama rekan-rekannya terhitung mepet, tidak ada satu bulan.
“Persiapan mepet tidak ada sebulan. Temanya Bhineka Tunggal Ika, kami menggunakan baju adat dari berbagai daerah. Rasanya senang, tidak bisa diungkapkan, semoga seluruh warga Desa Pasuruhan Lor semuanya sehat dan rezekinya bertambah,” ujarnya.

Sedangkan, salah satu warga, Indah Khosyiah sangat antusias melihat kirab budaya Desa Pasuruhan Lor ini. Ia rela panas-panasan dan menunggu bersama anak-anaknya untuk melihat tradisi dan beragam budaya yang ada di desanya tersebut.
“Sangat antusias jika ada kirab budaya seperti ini, karena ada beragam pertunjukan yang ditampilkan dari masing-masing kontingen. Seperti drumband, beragam tarian, barongan dan lainnya,” terangnya.(sam)










