Gencarkan Vitamin A, Cegah Gangguan Mata Sejak Dini

Kepala Puskesmas Tanjungrejo, dr. Tita Juanainiesti. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

KUDUS, Joglo Jateng – Pemberian vitamin A secara rutin kepada anak-anak di Posyandu, PAUD, dan TK kembali digencarkan sebagai bagian dari program nasional di bulan Vitamin A, yakni Februari dan Agustus. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan mata, memperkuat sistem imun, dan mendukung pertumbuhan optimal anak-anak usia dini.

Kepala Puskesmas Tanjungrejo, dr. Tita Juanainiesti, menjelaskan, vitamin A sangat penting bagi anak-anak. Terutama usia 6 bulan sampai 5 tahun.

“Vitamin A itu diberikan untuk menjaga kesehatan mata, memperkuat kekebalan tubuh, dan mendukung pertumbuhan anak,” ucapnya Senin (11/08/2025).

Vitamin A yang diberikan berasal dari program pemerintah dan tersedia dalam dua jenis, yaitu kapsul biru untuk anak usia 6-11 bulan, dan kapsul merah untuk anak usia 12-59 bulan.

“Vitamin A yang dari pemerintah itu sudah cukup, warnanya biru dan merah, sesuai usia. Ini diberikan dua kali setahun, di bulan Februari dan Agustus,” tambahnya.

Nutrisionis, Giyanto di Puskesmas yang turut mendampingi, menyampaikan, kekurangan vitamin A dapat menyebabkan gangguan penglihatan seperti rabun senja.

“Kalau kekurangan vitamin A, anak bisa mengalami rabun senja. Itu kondisi di mana anak mulai sulit melihat saat sore atau malam hari. Meskipun tidak langsung menyebabkan kebutaan, tapi sangat mengganggu aktivitas anak,” terangnya.

Ia juga menekankan pentingnya edukasi kepada orang tua agar memperhatikan asupan vitamin A dari makanan sehari-hari. “Kita juga terus mengedukasi masyarakat untuk memberikan makanan yang tinggi vitamin A, seperti wortel, pepaya, bayam, dan hati ayam,” katanya.

Meski pemberian vitamin A ini rutin dilakukan, ia mengakui bahwa tantangan masih ada. Terutama pola makan anak-anak saat ini yang cenderung kurang mengonsumsi sayur dan buah.

“Anak-anak sekarang pola makannya berubah. Banyak yang tidak suka makan sayur dan buah, jadi vitamin A ini sangat penting sebagai tambahan,” imbuhnya. (uma/iza)