Jepara  

Desa Clering dan Sumberrejo Sering Kekeringan, Pemkab Jepara Siapkan Anggaran Rp 1,2 M

ANTRE: Drooping air bersih oleh BPBD di salah satu desa di Jepara, belum lama ini. (LIA BAROKATUS SOLIKAH/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng– Kekeringan saban musim kemarau membuat warga Desa Clering dan Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, kerap waswas. Air bersih jadi barang mahal yang harus dihemat.

Pemerintah Kabupaten Jepara menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,2 miliar untuk mengatasi persoalan kekeringan di dua desa langganan krisis air tersebut. Dana itu salah satunya dialokasikan untuk sarana penyediaan air bersih.

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan, anggaran sebesar itu akan dimasukkan dalam anggaran pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026. ‘’Insyaallah tahun depan masyarakat Clering sudah selesai krisis airnya,’’ ucap Witiarso, Kamis (25/9).

Upaya penanganan kekeringan di dua desa tersebut juga dilakukan melalui kerjasama dengan perusahaan. Melalui kegiatan tanggung jawab sosial, beberapa perusahaan telah mengupayakan pembangunan sarana air bersih di desa tersebut.

Kekeringan di Desa Sumberrejo memang masih menjadi masalah tahunan. Terbaru, Sejak Agustus tahun ini, 841 warga di Desa Sumberrejo dan 235 warga Desa Clering telah dilaporkan mengalami kekurangan air bersih.

Warga juga telah meminta bantuan air bersih kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).