MEMPERTAHANKAN citra rasa masakan tradisional yang kaya akan rempah-rempah asli Indonesia membuat Rumah Makan Bu Atun jadi favorit kalangan pejabat di Pemalang. Menu yang paling spesial dan paling sering menjadi rebutan yaitu garang asem ayam, ayam kampung serundeng, dan ikan tenggiri panggang.
Arief Syaefudin atau sering disapa Asep sebagai generasi kedua penerus Rumah Makan Bu Atun menuturkan bahwa dirinya tetap akan mempertahankan masakan tradisional sebagai menu andalan. Meskipun pada era sekarang masyarakat terutama generasi muda lebih menyukai masakan modern.
“Kita sengaja tetap pertahanan yang sudah dibangun oleh ibu saya. Karena masakan tradisional memang sudah jadi hal yang paling spesial di rumah makan kami,” ungkapnya di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 42 Desa Beji Kecamatan Taman, belum lama ini.
Ia mengungkapkan beberapa pejabat yang telah menyambangi rumah makan miliknya yaitu bupati Pemalang, Kapolres Pemalang, dan pejabat-pejabat tinggi dinas di Pemalang serta luar kota lainnya. Salah satu menu yang paling sering diserbu yaitu ikan tenggiri panggang, disajikan bersama sambal terasi ulek.
“Beberapa menu andalan garang asem ayam, ayam kampung serundeng dan ikan tenggiri panggang paling sering diburu para pejabat,” tuturnya.
Walaupun sering dikunjungi oleh pejabat, harga makanan yang disajikan tetap ramah di kantong masyarakat. Rp 30 ribu per porsi ayam kampung serundeng dan Rp 15 ribu untuk tenggiri asap goreng lengkap bersama lalapannya.
“Alhamdulillah selalu ramai dan tidak pernah sepi, dari buka pada pukul 7 pagi dan tutup pukul 4 sore. Soal harga tidak perlu dikhawatirkan tetap ramah di kantong,” ucapnya. (fan/mg4)










