PATI, Joglo Jateng – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati menggelar bimbingan manasik haji di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (18/5). Dalam kegiatan tersebut, Calon Jamaah Haji (CJH) diminta untuk tetap menjaga kesehatan, sebelum melaksanakan ibadah haji.
Bupati Pati Haryanto mengatakan, bimbingan manasik digelar agar CJH bisa mendapatkan arahan terkait pelaksanaan haji sesuai dengan rukun haji. Selain itu, dirinya meminta agar CJH terus menjaga kesehatan. Baik sebelum pemberangkatan, ataupun pada saat melaksanakan ibadah haji. Terlebih saat ini masih dalam masa pandemi.
“Yang terpenting kita diberikan sehat. Karena ibadah ini tidak hanya ritualnya saja, tapi juga fisik. Oleh karena itu, butuh fisik yang kuat,” ucap Haryanto, Rabu (18/5).
CJH yang akan diberangkatkan tahun ini, merupakan calon jamaah yang sempat tertunda keberangkatannya 2020 lalu. Sehingga, pemberangkatan haji tahun ini memiliki kesan tersendiri bagi CJH.
“Pada akhirnya, pemberangkatan calon jamaah yang mendaftar sejak tujuh hingga sebelas tahun lalu dapat segera terlaksana. Pada tahun 2020 sendiri ada sekitar seribu orang yang tertunda keberangkatannya. Karena tahun ini ada pemberangkatan, jadi harus disyukuri, berapa pun jumlahnya,” jelasnya.
Selama sembilan tahun memberangkatkan jamaah haji, Haryanto mengaku selalu mendapatkan kloter 60 ke atas dalam pemberangkatan. Sedangkan tahun ini, Kabupaten Pati mendapat kloter pertama pemberangkatan haji. Berdasarkan informasi yang dia dapatkan, pemberangkatan haji diperkirakan dilakukan pada 3 Juni mendatang.
Sebagai tambahan informasi, jumlah antrean jamaah haji di Kabupaten Pati ada sekitar 40 ribu orang. Adapun jumlah jamaah haji di Kabupaten Pati yang berangkat tahun 2022 adalah 727 orang. (cr7/abd)










