Pemkab Rembang Gelar Expo untuk Tingkatkan Daya Saing & Kreativitas UMKM

DAGANG: Beberapa pedagang UMKM sedang ramai berjualan di taman Kartini Rembang, beberapa waktu lalu. (DYAH NURMAYA SARI/JOGLO JATENG)

REMBANG, Joglo Jateng – Dindakop UKM Rembang akan menggelar Expo UMKM Rembang 2024 pada Senin (22/7) hingga Minggu (28/7). Expo ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan melatih kemandirian UMKM di Kabupaten Rembang.

Sub Koordinator Pengembangan Expo, Herny Mahessari mengatakan, expo tahun ini akan menyediakan 140 stand berbayar dan 70 stand gratis untuk kedinasan serta binaan UKM dari berbagai kecamatan, DPMPTSP, dan instansi terkait lainnya. Tujuan utama dari expo ini adalah memacu UMKM di Kota Garam untuk lebih kreatif dan bersemangat dalam produksi.

Baca juga:  Rembang Siapkan Listrik Masuk Sawah Lebih Efisien

Herny menambahkan, expo kali ini mengundang partisipasi dari kabupaten tetangga. Seperti Blora, Pati, Bojonegoro, dan Tuban.

“Kami berharap kehadiran mereka bisa menjadi motivasi bagi UMKM lokal untuk bersaing dan berinovasi,” tambahnya.

Pendaftaran expo bisa dilakukan secara online maupun langsung di kantor Dindakop UKM Rembang. Biaya stand berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta untuk ukuran 3×3 meter persegi selama tujuh hari.

Pihaknya memprioritaskan UMKM olahan laut seperti trengginang, terasi, dan kerupuk. Serta produk khas batik Lasem.

Expo akan menampilkan berbagai macam produk UMKM. Baik di dalam ruangan yang akan menampilkan produk unggulan UMKM binaan dari dinas, BUMN, dan perbankan. Maupun di luar ruangan yang khusus untuk kuliner dan kerajinan multikria.

Baca juga:  Kader ILP Usulkan Sarana Kesehatan Desa Sendangmulyo

“Rembang adalah daerah pesisir, jadi kami memanfaatkan potensi SDM yang ada untuk meningkatkan kualitas produk lokal,” tambah Herny.

Dalam upaya menarik investor, Dindakop UKM Rembang mengundang berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam expo ini. Pihaknya berharap mendapatkan anggaran yang lebih besar tahun depan. Sehingga bisa mendatangkan lebih banyak pelaku UMKM dan menarik investor untuk berwirausaha di Rembang. (cr3/fat)