JEPARA, Joglo Jateng – Museum R.A Kartini Jepara kembali melaksanakan program Museum Goes To School. Kali ini menyasar daerah pesisir, khususnya kampung nelayan.
Tim dari museum mengunjungi SMP Islam Al Azhar Desa Kedungmalang, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Minggu (27/10/24). Rombongan disambut dengan antusiasme oleh ratusan siswa.
Sub Koordinator Sejarah dan Kepurbakalaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Lia Supardianik menjelaskan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk memperkenalkan keberadaan museum kepada masyarakat, mengingat Museum Kartini merupakan salah satu pusat edukasi sejarah Indonesia yang terletak di Jepara.
“Kami mengunjungi Kedungmalang untuk menyapa siswa-siswa di daerah pinggiran dan memperkenalkan Museum Kartini kepada mereka,” ungkapnya.
Saat sesi tanya jawab, terungkap bahwa banyak siswa yang belum pernah mengunjungi Museum Kartini untuk melihat koleksi R.A Kartini secara langsung.
Ketika Lia bertanya siapa yang pernah pergi ke Alun-Alun Jepara, hampir semua siswa menjawab bahwa mereka sudah sering ke sana bersama orang tua. Namun, saat ditanya tentang kunjungan ke museum, mayoritas siswa mengaku belum pernah datang.
Lia berharap agar siswa-siswa tersebut dapat mengunjungi Museum Kartini. “Jika belum pernah, nanti bisa menabung dan merencanakan kunjungan bersama ke Museum Kartini,” tambahnya.
Kegiatan ini bukanlah yang pertama bagi Museum Kartini melakukan Goes To School, sebelumnya juga pernah mengunjungi Pulau Parang dan Pulau Nyamuk di Kepulauan Karimunjawa.
Materi yang disampaikan kepada siswa mencakup sejarah Museum Kartini serta koleksi yang ada di dalamnya, termasuk peninggalan kuno Jepara dan kerangka ikan Joko Tuo dari Karimunjawa. Siswa juga diperlihatkan foto-foto R.A Kartini beserta keluarganya saat berada di Pendopo Kabupaten Jepara, serta berbagai benda koleksi yang ditemukan di sepanjang pantai Jepara.
“Semoga dengan adanya sosialisasi ini, anak-anak semakin paham mengenai wawasan R.A. Kartini,” tutupnya. (cr4/gih)










