JEPARA, Joglo Jateng– Kebakaran melanda sebuah rumah hunian padat penduduk di Dukuh Kauman, RT 02/RW 03, Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Selasa (10/9). Api diduga berasal dari dapur rumah milik Koniatun yang saat itu sedang memasak kedelai untuk membuat tempe, namun ditinggal ke pasar.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.09 WIB. Api dengan cepat membesar hingga menjalar ke dua rumah lain di bagian dapur.
Sumaryati yang menjadi saksi mata sekaligus korban yang rumahnya ikut terbakar, menuturkan jika awalnya dirinya sedang mencuci di dapur rumahnya.
Waktu itu, tiba-tiba Sumaryati mendengar suara ledakan dari dapur rumah milik Koniatun. Kebetulan posisi dapur rumah Sumaryati berdekatan dengan dapur milik Koniatun. Saat mengecek keluar rumah, Sumaryati telah melihat api telah membesar membakar rumah Koniatun.
“Saya sedang mencuci di belakang deket dapur, tiba-tiba ada suara ledakan duar,” kata Sumaryati.
Waktu itu, ia mengira di dalam rumah Koniatun ada orang, ternyata rumah dalam keadaan kosong. “Itu api sudah membara, saya kira ada orang di rumah. Ternyata tidak ada orang,” ungkapnya.










