KUDUS, Joglo Jateng – Dalam rangka memperkuat peran dan kinerja organisasi profesi guru, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kudus menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas Pengurus di Pendopo Kabupaten Kudus, Kamis (16/10). Acara ini dihadiri oleh sekitar 60 peserta yang terdiri dari pengurus cabang dan pengurus kabupaten, dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kudus.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris yang hadir membuka acara ini, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa meningkatkan sinergi antar pengurus dan pihak terkait dalam memajukan dunia pendidikan di Kudus.
“Moga-moga dengan adanya acara ini, solidaritas dan komunikasi dengan semua pihak semakin meningkat. Sehingga PGRI benar-benar solid,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya peran guru sebagai garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ia juga mendorong guru untuk terus berinovasi agar dapat membentuk generasi muda yang unggul dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Guru adalah pahlawan di garis depan. Kita dorong supaya mereka selalu berinovasi dalam membina generasi muda menjadi generasi emas yang siap menghadapi perubahan-perubahan zaman,” tambahnya.

Bupati menyinggung soal pentingnya perlindungan hukum bagi guru yang menghadapi permasalahan di lapangan. Ia menyebut, Pemkab Kudus siap bersinergi dengan PGRI dan lembaga hukum untuk memberikan pendampingan.
“Kalau ada guru yang dipersoalkan, kita siap melakukan pendampingan. Kami akan kerja sama dengan PGRI dan badan hukum,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Kudus, Ahadi Setiawan, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah daerah yang telah memberikan ruang dan kepercayaan kepada PGRI untuk menyelenggarakan kegiatan strategis ini.
“Baru kali ini kegiatan PGRI diizinkan digelar di Pendopo. Ini menunjukkan bahwa PGRI sangat dimuliakan dan kepercayaan ini akan kami jaga sebagai amanah untuk mengawal putra-putri didik kami sepenuh hati,” katanya.(uma/iza)










