Sam’ani menegaskan seluruh destinasi tersebut merupakan aset wisata yang patut dijaga dan dipromosikan bersama.
“Semuanya milik kita dan menjadi potensi wisata di Kabupaten Kudus,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Kudus berharap semakin banyak masyarakat membagikan pengalaman berwisata di Muria, baik melalui media sosial maupun kunjungan langsung.
Promosi organik dari para wisatawan dinilai mampu memperluas daya tarik wisata Kudus hingga dikenal oleh pengunjung dari berbagai daerah.
Tak hanya menghadirkan pengalaman menikmati alam, pendakian bersama juga diharapkan membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat di lereng Muria.
Meningkatnya jumlah wisatawan diyakini akan berdampak positif terhadap para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Selain itu, juga berdampak positif pada warung warga, penyedia jasa pemandu, hingga sektor usaha lain yang tumbuh bersama aktivitas pariwisata.
Pendakian ke Puncak 29 nantinya akan melibatkan masyarakat umum serta komunitas pencinta alam di Kabupaten Kudus.
Dengan semangat menjaga kelestarian lingkungan, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat citra Pegunungan Muria.
Yakni sebagai destinasi wisata alam unggulan sekaligus penggerak perekonomian daerah. (uma/rds)










