Pati  

Ikut Demo, Ansor Pati Desak Pelaku Pencabulan Santriwati Segera Dihukum

BICARA: Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati Ahmad Nashirudin berorasi saat demo salah satu pondok pesantren di Pati, Sabtu (2/5). (LUTHFI MAJID/JOGLO JATENG)

PATI, Joglo Jateng – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati ikut demo di salah satu pondok pesantren (Ponpes) di Pati buntut pencabulan santriwati, pada Sabtu (2/5). Mereka meminta pelaku segera dihukum.

Ketua PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pati Ahmad Nashirudin menegaskan bahwa kasus ini merupakan tindakan kejahatan serius dan tidak bisa dimanfaatkan.

“Kekerasan seksual kepada santri adalah kejahatan yang tidak bisa dimaafkan. Ini kasus serius yang tidak bisa ditoleransi,” tegas Nashirudin saat memberikan orasi.

Pihaknya pun meminta pihak aparat penegak hukum segera menghukum terduga pelaku yang berinisial, A. Ia menilai proses hukum harus dilakukan secara transparan dan tidak ditutupi.

“Kami mengajak semua pihak menghormati semua proses hukum yang sudah berjalan yang sedang diproses kepolisian. Semoga diproses seadil-adilnya dan tidak ditutupi,” ucapnya.

GP Ansor Pati juga berharap para korban mendapatkan pendampingan secara psikologis dan hukum. Ia tidak mau ada intimidasi maupun pengaruh dari pihak mana pun.

Ia juga berharap peristiwa ini merupakan terakhir dan menjadi evaluasi bersama. Pihaknya tidak mau ada korban lagi dan tidak ada lagi kekerasan seksual di dunia pesantren.

“Pesantren yang bagus dan baik banyak. Jadi jangan digenelisir,” pungkasnya. (lut)