Jepara  

Kebakaran Gudang Busa di Nalumsari Jepara Terulang, Kerugian Capai Rp 3,5 Miliar

Petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke arah bangunan gudang busa PT Chenqi Industrial Indonesia yang terbakar hebat di malam hari.
Tim pemadam kebakaran Kabupaten Jepara berjibaku menjinakkan kobaran api di gudang milik PT Chenqi Industrial Indonesia, Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Rabu (11/3/2026) malam. (ISTIMEWA/JOGLO JATENG)

JEPARA, Joglo Jateng – Musibah kebakaran gudang busa di Jepara kembali menimpa PT Chenqi Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Rabu (11/3/2026) malam. Insiden nahas ini menjadi pukulan telak bagi keberlangsungan operasional pabrik, mengingat tempat tersebut baru saja ludes tersambar petir pada Sabtu (17/1/2026) lalu dengan taksiran kerugian hingga Rp 5 miliar.

Pada kejadian terbaru ini, api melahap area gudang seluas 40 x 60 meter persegi saat pabrik tengah dalam proses renovasi.

Sejumlah pekerja diketahui sedang melakukan aktivitas pemasangan atap seng dan pengelasan rangka baja ringan di bagian atas bangunan sebelum petaka terjadi sekitar pukul 19.45 WIB. Diduga kuat, pemicu awal berasal dari kebocoran gas elpiji yang kemudian menyambar mesin serta tumpukan material busa.

Detik-Detik Ledakan Kompresor

Saksi mata di lokasi kejadian, Yudha Anjar Kia, mengungkapkan detik-detik menegangkan saat api mulai berkobar tak terkendali.

“Awalnya mesin kompresor angin meledak, lalu api merambat ke busa dan bagian bangunan gudang hingga akhirnya terjadi kebakaran,” ujar Yudha menjelaskan awal mula kejadian.

Merespons insiden tersebut, petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan pada pukul 20.01 WIB langsung bergegas ke lokasi. Sebanyak 26 personel diterjunkan dengan mengerahkan tujuh unit armada pemadam api.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, menyebutkan bahwa material busa yang sangat mudah terbakar sempat membuat proses pemadaman berjalan alot.

“Setelah melakukan upaya pemadaman selama lebih dari tiga jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 23.30 WIB,” terang Edy.